Tips Membuat Jalan kaki Lebih Bermanfat

Bagi anda yang malas berolah raga, sekarang tak perlu khawatir lagi, karena dengan berjalan kaki kita dapat membuat bandan bugar.Jalan kaki memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Dari membantu kesehatan jantung, membantu sirkulasi darah, sekaligus membakar kalori. Semakin giat Anda berjalan kaki, semakin banyak keuntungan untuk kesehatan yang bisa Anda raih. Berikut, 7 cara untuk membantu memastikan agar olahraga berjalan kaki Anda lebih bermanfaat.

1. Menambah kecepatan.
Secara rata-rata, ketika berjalan kaki, orang yang sehat bisa mencapai 1,5 km dalam waktu 20 menit. Mulailah dengan mencapai 1,5 km dalam 15 menit, atau berjalan kaki dengan kecepatan 5,5 km/jam.

Ketika Anda sudah mulai terbiasa, tambahkan kecepatan langkah Anda setiap dua minggu. Jangan ragu untuk terus memacu tubuh Anda. Tubuh kita banyak menyimpan energi, hanya saja kita lebih sering memanjakannya. Kita perlu mengusir rasa takut atau rasa lelah untuk mengetahui kekuatan kita. Ketika Anda berjalan cepat, Anda pun membakar kalori.

2. Menanjak.
Ketika Anda berjalan pada tanah yang konturnya menanjak, Anda akan melatih punggung, paha, dan otot pada bagian bokong jauh lebih banyak ketimbang berjalan di jalan yang datar. Mencoba berlatih berjalan kaki di sekitaran rumah yang konturnya tidak mendatar akan melatih berbagai otot pada bagian tubuh yang berbeda, karena tubuh harus beradaptasi dengan lokasi tersebut. Jika Anda tak tahu secara pasti sudah berapa jauh Anda melangkah, cobalah membawa jam tangan, berjalanlah setidaknya 30 menit tanpa henti (15 menit berangkat, 15 menit menuju rumah).

3. Gunakan sepatu yang bagus.
Banyak orang menggunakan sepatu nyaman untuk berjalan kaki. Padahal, Anda sebenarnya butuh sepatu khusus untuk berjalan kaki atau sepatu cross trainer untuk memberikan sokongan dan bantalan yang pas untuk kaki. Jika ukuran sepatu Anda tidak pas, bisa-bisa menyakiti, bahkan melukai kaki Anda.

4. Tambahkan sedikit beban.
Tambahan sedikit beban saja sudah bisa membantu membangun otot bagian atas tubuh Anda. Tapi jangan menambahkan beban lebih dari 1,5 kg per tangan. Jika Anda sudah terbiasa berlatih secara rutin, disarankan untuk memulai memegang beban sekitar 1 kg. Jangan sampai beban yang Anda pegang terlalu berat hingga mengubah cara atau gaya Anda berjalan menjadi tidak nyaman.

5. Perpanjang langkah.
Anda tak perlu berjalan kaki seperti sedang ada di dalam perlombaan jalan cepat, namun dengan memperpanjang langkah kaki dan memfokuskan pada otot paha depan dan belakang saat berjalan akan menambah tenaga saat berlatih. Langkah Anda akan terasa cepat, hingga mirip joging, namun sebenarnya dengan berjalan yang langkahnya lebar, Anda akan membakar kalori lebih banyak.

6. Variasikan kecepatan.
Ini berarti menggabungkan lari kecil dengan berjalan. Ketika tubuh Anda menambah kecepatan, ia harus berusaha mengimbangi dengan menyeimbangkan kalori yang digunakan di jantung dan paru-paru. Setiap kali Anda memaksa diri untuk menambah kecepatan, Anda menambah tingkat pembakaran kalori.

7. Jalan di tempat.
Di luar hujan, atau tidak memungkinkan untuk Anda berjalan kaki? Tak perlu ragu, Anda masih bisa berjalan kaki di tempat, kok. Jika Anda memiliki pedometer, cobalah untuk menghitung perkiraan jarak yang Anda tempuh saat berjalan kaki di tempat.

No comments:

Post a Comment