Mari Hidup Sehat Dengan Merubah Pola Makan

Makanan cepat saji atau makanan ringan, hingga hidangan berlemak, memang lebih menggiurkan daripada makanan sehat berbahan sayur atau serba kukus.Selain itu, kebiasaan sehari-hari juga mempengaruhi naik turunnya berat badan. Contohnya, orang yang terbiasa tidur larut malam mengalami kenaikan berat badan lebih kentara dibanding mereka yang tidur lebih cepat.

Mumpung aroma tahun baru masih segar, yuk ubah pola hidup menjadi lebih sehat. Tak ada salahnya menjaga kesehatan lebih dini. Jangan terfokus pada kelangsingan, ya! Anggap saja itu bonus, sebab yang terpenting adalah kesehatan.

Berikut 10 kebiasaan baik saat makan yang perlu Anda lakukan.


1. Ketahui Menu
Jika ingin tahu seperti apa menu sehari-hari, luangkan waktu menuliskan sajian apa yang dimakan selama 3 hari. Perhatikan menunya, apakah terlalu banyak mentega, krim, selalu digoreng? Jika iya, berarti menu memang harus diseimbangkan.

Agar terbiasa, coba kurangi masing-masing menu andalan menjadi setengahnya. Kemudian masukkan sayur dan buah ke dalam menu wajib sehari-hari, hingga terbiasa. Jangan lupa, minum air putih, ya.

2. Kunyah Lebih Lama
Sensasi kenyang akan lebih cepat sampai ke otak lewat mengunyah makanan lebih lama, bahkan jika perlu hitung. Semakin lama mengunyah juga juga mempermudah tugas saluran pencernaan.

3. Jadwal Makan
Umumnya, makan dilakukan 3 kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam. Jika bingung mengatur jadwal, coba ide ini. Sarapan pagi pada pukul 8, lalu dilanjutkan dengan makan siang pada pukul 12. Dan makan malam, sebaiknya dilakukan sebelum pukul 7.

4. Olahraga
Malas bergerak sama sekali tidak membantu sehatnya tubuh. Pacu diri untuk berolahraga dari hal kecil, seperti berjalan kaki semaksimal mungkin, naik tangga ketimbang menggunakan lift. Olahraga juga bisa dilakukan sembari bermain dengan anak, atau berenang bersama sahabat.

Yoga bisa menjadi pilihan untuk berolahraga, lho! Gerakannya lembut namun praktis dan menghasilkan banyak keringat. Suka menari? Ikut saja kursus cha-cha atau tango. Apa pun yang membuat Anda nyaman, senang, sekaligus berolahraga, sama sekali tidak dilarang. Menggerakkan badan tidak hanya membuat badan fit, tapi juga mengurangi stres. Tergiur, kan?

5. Minum Saat Makan
Minum jus, soda, minuman beralkohol, seperti wine ketika makan menambah ratusan kalori. Lebih baik, selingi makan dengan air putih hangat. Selain lebih kenyang, juga lebih sehat. Jika tetap ingin meminum minuman di atas, usahakan sebelum atau sesudah makan, ya. Catatannya, jangan berlebihan, karena minuman bersoda atau beralkohol menyebabkan perut kembung.

6. Kenyang? Stop Makan
Seringnya, jika sudah kenyang tapi masih banyak makanan tersisa, kita cenderung memaksa diri menghabiskan makanan tersebut. Padahal kalau sudah kenyang, lebih baik berhenti. Karena itu, jangan terburu nafsu mengisi penuh piring dengan nasi dan lauk.

7. Lebih Sering
Ada kebiasaan makan yang sering disalahartikan banyak orang. Yaitu, anggapan bahwa sering makan akan membuat tubuh kelebihan berat badan. Padahal, sering makan itu tidak masalah, asal porsinya sedikit. Kebiasaan ini lebih baik, daripada mengganjal perut dengan makanan ringan. Manfaat lainnya adalah tidak cepat lapar.

8. Tunggu Sinyal
Perut membutuhkan waktu 20 menit untuk menyampaikan sinyal kenyang pada otak. Sementara kebanyakan manusia menghabiskan makanan dalam waktu 10 menit, sesudahnya masih terasa lapar. Jika ini termasuk kebiasaan Anda, hentikan dan ubah kebiasaan makan ini.

9. Seimbang
Makanan sehat memang bagus bagi kesehatan, tapi jangan menyiksa diri. Kunci dari diet yang baik adalah keseimbangan. Misalnya, hari ini Anda memakan makanan yang kadar garam atau gulanya tinggi, seimbangkan dengan makanan lain yang memiliki kadar sebaliknya. Jika hari ini tak bisa makan sayur, ganti keesokan harinya.

10. Jangan Ditunda
Rahasia berat badan stabil adalah tidak menunda makan. Jangan pernah berpikir jika melewatkan sarapan dan makan siang selama seminggu, maka berat badan akan turun drastis. Ini salah besar. Menunda atau melewatkan makan hanya akan menambah nafsu makan, dan jika waktu makan tiba, Anda akan kalap melahap makanan.

(Astrid Isnawati/Tabloid Nova)

No comments:

Post a Comment