Wahai perempuan yang akan dan ingin menjadi istri sholehah dan ibu yang teladan

1. sahabat pernah bertanya kepada Rasullullah S.A.W "Ya Rasul bagaimanakah ciri istri yang sholehah itu??"
kemudian Rasul menjawab “Apabila diperintah ia taat, apabila dipandang menyenangkan hati suaminya, dan apabila suaminya tidak ada dirumah, ia menjaga diri dan harta suaminya.” (HR.Ahmad dan An-Nasa’i, di Hasan-kan oleh Albani dalam Irwa’ no.1786)

2. Seorang istri yang baik akan berusaha untuk melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Walaupun terkadang timbul perasaan malas atau berat untuk melaksanakan sesuatu yang menjadi kewajibannya, tetapi hendaknya diingat bahwa keridhaan suami lebih diutamakan diatas perasaannya. Lihatlah apa yang dikatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam ketika Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertanya:

“Siapa diantara manusia yang paling besar haknya atas (seorang) istri?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam menjawab, “Suaminya.. “ (HR. Hakim dan Al-Bazzar)

3. “Bila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu dan berpuasa pada bulan Ramadhan dan memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya, maka kelak dikatakan kepadanya: “masuklah dari pintu surga mana saja yang engkau inginkan.”

Kemudian hendaklah istri mengingat akan besarnya hak suami atas dirinya, sampai-sampai seandainya dibolehkan sujud kepada selain Allah maka istri diperintahkan untuk sujud kepada suaminya. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam:

“Andaikan saja dibolehkan seseorang bersujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi: Hasan Shahih)

4. Apabila diperintah oleh suaminya, istri diwajibkan untuk mentaati. Dan apabila suaminya tidak ada dirumah, istri harus pandai menjaga dirinya dan kehormatannya serta menjaga amanah harta suaminya. Istri yang demikian ini akan dijaga oleh Allah sebagaimana Firman-Nya:

“ ..maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena itu Allah telah memelihara (mereka).” (An-Nisa’: 34)

5. Doa Bagi Orang yang Mencintaimu karena Allah

Ahabbakalladzii ahbabtanii lahuu.

"Semoga engkau dicintai oleh Allah yang menjadikan engkau mencintaiku karena-Nya."
(HR Abu Daud).

"Saudaraku jangan pernah kita bermimpiuntuk mendapatkan suami seperti Imam Ali, jika kita tidak bisa seperti Siti Fatimah, begitu pula sebaliknya. Tidak ada kata terlambat untuk umat-Nya yang ingin berubah untuk meraih khusnul khatimah, Yakinlah bahwa Allah mencintai umat-Nya yang menicntai-Nya dan ikhlas melakukan ibadah untuk-Nya. Allah selalu memberikan yang terbaik menurut-Nya untuk hamba-Nya"

No comments:

Post a Comment